Tayammum (3/3)
Abu Ubaidah Al-Atsari

Lalu pada bagian terakhir, yang akan diulas adalah tayammum gantinya wudhu, apa saja pembatal-pembatal tayammum, dan sedikit persoalan mengenai tayammum seperti tayammum bagi orang yang terluka, dan bolehkah menggauli istri ketika tidak ada air? Temukan penjelasan singkatnya berikut ini.

Tayammum (2/3)
Abu Ubaidah Al-Atsari

Melanjutkan pembahasan sebelumnya mengenai tayammum, tiba saatnya kita mengupas mengenai tata cara tayammum yang benar. Berikut juga akan disinggung tentang sunnah untuk meniup telapak tangan, apa saja anggota-anggota tayammum, berapa kali tepukan, apa harus tertib sebagaimana halnya dengan wudhu’?

Tayammum (1/3)
Abu Ubaidah Al-Atsari

Tayammum merupakan suatu cara yang diberikan oleh Alloh sebagai keringanan untuk para hamba-Nya. Segala ibadah yang mensyaratkan perlunya wudhu’ -pada suatu keadaan tertentu- dapat digantikan dengan tayammum. Jadi, merupakan sesuatu yang sangat penting bagi setiap muslim untuk mengenal dan mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan tayammum. Berikut uraian ringkasnya.

Bahaya Lisan (2/2)
Arif Fathul Ulum

Setelah kita mengetahui hadits tentang bagaimana bahayanya lisan dengan berbagai lafadz-lafadz hadits dan takhrij-nya, serta biografi singkat mengenai sahabat perawi hadits, maka pada bagian ini membahas syarah (penjelasan) terhadap hadits itu. Simak perkataan ulama’ serta nasihat-nasihat mereka terhadap lisan dan bahayanya.

Bahaya Lisan (1/2)
Arif Fathul Ulum

Telah banyak kita mendengar kata-kata bijak yang berkaitan dengan lisan. Sering kita membuktikan kekuatan lisan yang dapat mengubah keadaan menjadi baik, atau malah sebaliknya, menjadi fitnah dan ujian yang besar. Oleh karena itu, mari kita simak nasihat dari hadits Rasululloh agar seseorang itu harus memperhatikan keburukan dan akibat dari apa yang dia ucapkan.

Adab Bertamu (3/3)

Melanjutkan penjelasan dari adab-adab dalam bertamu yang sesuai dengan tuntunan Rasululloh dan para sahabatnya. Pada bagian terakhir ini, akan dibahas tentang, menyempaikan salam kepada shohibul bait bila telah berjumpa, bila disuruh pulang, hendaknya pulang, tidak masuk bila yang mengizinkan wanita, menundukkan pandangan, mendo’akan shohibul bait dan tidak menceritakan aibnya kepada orang lain.

Adab Bertamu (2/3)

Setelah menyimak dan mengetahui ayat 27 – 29 dari surat An-Nur, maka langsung saja dibahas adab-adab bertamu yang sesuai dengan tuntunan sunnah Rasululloh dan para sahabat beliau. Di antara yang akan dibahas di sini adalah, tidak mengintai ke dalam bilik, tidak masuk rumah walaupun terbuka pintunya, jumlah maksimal dalam meminta izin, tidak menghadap ke arah [...]

Adab Bertamu (1/3)

Islam bukan hanya mengatur tuntunan ibadah manusia kepada Allah saja, tetapi mengatur muamalah atau hubungan sesama manusia pula. Mari kita simak firman Allah surat An-Nur ayat 27-29. Semoga dengan menyimak, menerima dan mengamalkannya kita akan memperoleh kehidupan yang indah, penuh dengan rohmat-Nya di dunia dan di akhirat, khususnya di dalam hal tata cara bertamu dan [...]

Jual Beli Kredit – Al-Furqon Edisi 4 Th IV/1425H

Sistem perkreditan bukanlah model baru dalam perdagangan, termasuk dalam sistem perdagangan Islam. Sekarang, sistem ini sudah jauh berkembang sehingga terkadang sulit untuk membedakan kredit yang halal dan yang haram. Sehingga kaum muslimin harus pandai membedakan keduanya. Untuk itu, Al Furqon Edisi 4 Th IV/1425H membahas kaidah-kaidah sistem ini dengan baik. Berikut daftar artikel pada edisi [...]

Buah Mengembalikan Urusan Kepada Allah Dan Bersabar – Syaikh Ibrahim bin Abdullah Al-Hazimi

Sedikit selingan untuk menenangkan pikiran sejenak, kami sajikan kisah-kisah nyata yang ringan namun sarat dengan makna yang dapat kita jadikan contoh dan penguat keyakinan kita terhadap janji Allah. Janji Allah kepada orang-orang yang selalu bersabar dan menyerahkan segala urusannya kepada-Nya.

Bad Behavior has blocked 167 access attempts in the last 7 days.