Bahaya Minuman Keras (5/5)

(red. vbaitullah.or.id): Pada bagian terakhir dari artikel ini, akan dibahas mengenai hukum-hukum yang berkaitan dengan khomer seperti apakah kita boleh memanfaatkan khomer? Jika boleh, adakah batasan-batasannya serta bagaimana caranya? Simak penjelasannya dan hukum-hukum lainnya berikut ini.

Bahaya Minuman Keras (4/5)

(red. vbaitullah.or.id): Pada bagian keempat akan dibahas ancaman-ancaman apa saja yang terkena bagi para peminum khomer. Di antaranya, terancam tidak masuk Surga jika dia tidak segera bertobat, tidak diterima sebagian shalatnya, hilang imannya, meninggal seperti meninggalnya penyembah patung, dicambuk 80 kali dan masih banyak lagi. Mari kita simak keterangan dari masing-masing ancaman ini.

Bahaya Minuman Keras (3/5)

(red. vbaitullah.or.id): Pembahasan selanjutnya adalah tentang dalil-dalil tentang keharaman khomer. Ada sebagian orang yang mengingkari keharaman ini dengan mengatakan, “Tidak apa-apa minum khomer, asalkan tetap beriman dan amal shalih”, “Kalau tidak mabuk khan ga apa2″ dan perkataan-perkataan lainnya. Benarkah demikian?

Bahaya Minuman Keras (2/5)

(red. vbaitullah.or.id): Setelah kita mengetahui ayat-ayat yang turun yang berkaitan dengan khamr sekaligus dengan peristiwa bagaimana ayat-ayat itu turun, maka pembahasan selanjutnya adalah definisi khomer. Hal ini agar dapat memahami dengan jelas dan memperluas pembahasan, karena khomer tidak hanya sebatas minuman keras. Lalu apa sebenarnya khomer itu? Bagaimana dengan di zaman kita sekarang ini?

Bahaya Minuman Keras (1/5)

(red. vbaitullah.or.id): Khamr adalah di antara perkara-perkara yang menarik pembahasannya di dalam Islam. Mulai dari ayat-ayat yang turun yang berkaitan dengannya, sampai kepada hukum-hukumnya, semuanya syarat dengan makna dan hikmah yang banyak dapat kita ambil, termasuk sampai terdapat penjelasan yang jelas bagaimana cara berda’wah yang benar serta tahapan-tahapannya. Untuk itu, perlu kami turunkan pembahasannya di [...]

Kunci Sukses Mengais Rezeki (3/3)

(red. vbaitullah.or.id): Belum dianggap lengkap jika menjelaskan suatu masalah dalam Islam, tanpa menguraikan keterangan dan pandangan para ulama’ (khususnya ulama’ salaf) mengenainya. Itulah yang akan dibahas pada bagian terakhir ini. Teladanilah mereka tidak saja dalam menuntut ilmu, namun juga dalam bekerja! Bagaimana mereka menyeimbangkan antara keduanya?

Kunci Sukses Mengais Rezeki (2/3)

(red. vbaitullah.or.id): Setelah membahas bagaimana Islam memuji orang yang bekerja keras untuk mencari nafkah dan meninggalkan keluarga dalam keadaan berkecukupan, maka sebagai motivator agar tidak malas dan giat dalam bekerja adalah penjelasan mengenai pencelaan Islam bagi orang yang malas dan peminta-minta. Berikut dalil-dalil serta penjelasannya dari para ulama’. Semoga Allah melindungi kita dari sifat-sifat buruk [...]

Kunci Sukses Mengais Rezeki (1/3)

Masalah rezeki merupakan salah satu perkara yang banyak menyita perhatian manusia, sehingga ada sebagian yang menjadi budak dunia. Bahkan lebih parah lagi, sejumlah besar umat Islam memandang bahwa berpegang dengan ajaran Islam akan menyempitkan peluang dalam mengais rezeki. Ada sejumlah orang yang masih mau menjaga sebagian kewajiban syariat Islam, tetapi mereka mengira bahwa jika ingin [...]

Saba’isme; Antara Realita dan Mitos

Keberadaan Abdullah bin Saba’ atau dikenal sebagai Ibnu Sauda’ (si anak hitam) -Yahudi yang pura-pura masuk Islam- merupakan realita yang tak terbantah, bukan tokoh fiktif seperti disangka oleh segolongan orang. Buktinya, para ahli sejarah, ulama hadits dan para penulis kitab al-firaq, Al-Milal wan Nihal, Ath-Thabaqat, sastra dan ansab yang membicarakan Saba’isme telah mengakui bahwa Abdullah [...]

Muharrom (Suro) Dalam Pandangan Isam (3/3)

(red. vbaitullah.or.id):Pada bagian terakhir ini, mengulas beberapa koreksi terhadap keyakinan masyarakat terhadap bulan Muharram. Mari periksa diri kita masing-masing, keyakinan apa yang ternyata itu tidak dibenarkan dalam kaca mata Islam. Apa saja?

Bad Behavior has blocked 167 access attempts in the last 7 days.